Senin, 31 Oktober 2016

SOAL CHASIS

1. Dilihat dari karakteristik dan konstruksinya, kopling dengan pegas diapragma mempunyai
    keuntungan dibanding dengan kopling pegas coil antara lain berikut ini, kecuali :
    a. Untuk membebaskan kopling diperlukan tenaga yang ringan
    b. Meskipun terjadi keausan pada pelat kopling, tetapi penekanan tetap
    c. Mempunyai bagian-bagian yang lebih sedikit
    d. Penyetelan pegasnya lebih baik/mudah
    e. Pada kecepatan tinggi, tegangan pegas coil akan menurun
2. Tanda-tanda apabila kampas kopling sudah tipis yaitu ....
    a. Celah master kopling bertambah besar
    b. Celah garpu pembebas tidak ada
    c. Tinggi pedal kopling bertambah tinggi
    d. Tinggi pedal kopling bertambah rendah
    e. Celah garpu pembebas bertambah
 3. Penyebab terjadinya kopling slip adalah :
     a. Tekanan pegas penekan terlalu kuat
     b. Kampas kopling baru dipasang
     c. Jarak antara pedal kopling dengan lantai terlalu pendek
     d. Permukaan pelat penekan tidak rata
     e. Terdapat kebocoran pada saluran hidroliknya
 4. Bila perpindahan gigi transmisi percepatan 1 dan 2 baik, tetapi setelah akan dimasukkan ke gigi 3
     mengalami kesulitan dan bahkan tidak dapat dimasukkan, penyebabnya adalah ...
     a. Kopling menggesek
     b. Kopling selip
     c. Salah satu gigi sekunder rusak
     d. Kerusakan pada alat sinkronmesh
     e. Minyak pelumas terlalu encer
 5. Bila kendaraan berjalan pada kecepatan menengah, tiba-tiba terdengar suara menderu di bawah
     jock, tetapi tidak bergetar, hal ini penyebabnya adalah ….
     a. Propeller shaft bengkok
     b. Baut-baut pengikat sambungan longgar
     c. Propeller shaft kotor.
     d. Propeller shaft akan patah.
     e. Propeller shaft tidak balance.
6. Bantalan-bantalan dipasangkan diantara housing dan wheel hub, sedangkan roda dipasangkan
    pada hub sehingga pada tipe ini semua beban kendaraan dijamin oleh axle housing. Tipe poros
    belakang  seperti ini disebut …
     a.Semi floating type
     b.Tree quarter floating type
     c.Full floating type
     d. Rigid type
     e.Semi independent type
7. Pada kendaraan yang menggunakan transaxle, urutan pemindah tenaga mesin ke roda penggerak
    adalah …
    a. Mesin – transmisi - propeleer shaft – differensial - poros penggerak belakang - roda.
    b. Mesin – transmisi - transfer – propeleer shaft - poros penggerak belakang - roda.
    c. Mesin – transmisi - differensial - poros penggerak belakang - roda.
    d. Mesin – transmisi - differensial - poros penggerak depan - roda.
    e. Mesin – transmisi - transfer – poros penggerak depan - roda.
 8. Pada transfer tipe pengontrol langsung, saat kendaraan berjalan normal dan di jalan yang kering
     serta kecepatan tinggi maka posisi yang dipakai adalah ...
     a. Posisi N
     b. Posisi L2
     c. Posisi H2
     d. Posisi L4
     e. Posisi H4
9. Suspensi depan dengan model independent dapat digolongkan menjadi beberapa macam di bawah
    ini kecuali :
    a. Model Machperson
    b. Wishbone dengan pegas daun.
    c. Model swing axle.
    d. Wishbone dengan pegas coil.
    e. Wishbone dengan pegas batang torsi.
10. Apabila jarak roda-roda depan bagian depan 125 cm dan jarak roda-roda depan bagian belakang         128 cm maka ...
      a. Toe in 3 cm
      b. Camber 3 cm
      c. Toe out 3 cm.
      d. Toe in 253 cm
      e. Toe out 253 cm
11. Apa arti ukuran pelek 4J x 13 H2
     a. 4 adalah diameter pelek dalam satuan inchi.
     b. J adalah simbol tinggi tanduk pelek.
     c. 13 adalah lebar pelek dalam satuan inchi.
     d. H2 adalah tanduk pelek.
     e. H adalah simbol pelek utuh.
12. Pola ban yang digunakan untuk medan/jalan berlumpur adalah menggunakan pola :
      a. Rib.
      b. Block.
      c. Lug.
      d. Mud.
13. Universal joint pada poros propeller, memungkinkan terjadinya:
      a. Perubahan panjang.
      b. Perubahan kecepatan.
      c. Perubahan momen.
      d. Perubahan sudut.
      e. Tidak ada yang benar
 14. Besar kecilnya diameter roda kemudi akan berpengaruh terhadap:
       a. Kekuatan bahan yang digunakan.
       b. Mudah pelayanannya.
       c. Tenaga untuk memutar.
       d. Tipe roda gigi kemudinya.
       e. Penampilan sistem kemudinya.
 15. Aspek spooring yang tidak membutuhkan penyetelan adalah:
       a. Toe-in.
       b. Turning-radius.
       c. King Pin Inclination.
       d. Camber.
       e. Caster.
16. Ciri fisik ban radial, bisa dilihat dari:
      a. Lebar ban < tinggi ban.
      b. Lebar ban > tinggi ban.
      c. Lebar ban = tinggi ban.
      d. Tidak mempunyai ban dalam.
      e. Lebar ban = lebar pelek.
 17. Untuk menjaga keseimbangan pada saat kendaraan membelok, digunakan:
       a. Torsion bar.
       b. Stabilizer.
       c. Coil spring.
       d. Shock absorber.
       e. Bobot penyeimbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar